Babad Desa Besuki
Babad Desa Besuki, Kecamatan Lumbir, Kabupaten Banyumas
Tidak bayak yang bisa digali tentang sejarah Desa Besuki karena tidak ada catatan yang kongkrit terkait dengan sejarah Desa besuki, sejak zaman penjajahan Belanda menurut cerita yang berkembang di masyarakat Desa Besuki sudah ada, waktu itu dipimpin oleh seorang mandor yang ditunjuk oleh Demang Canduk untuk memimpin Desa Besuki yaitu Bapak Suradi kemudian yang kedua Bapak Suramenggala, Kemudian Kepala Desa yang dipilih secara demokratis atau Pilkades yaitu sekitar tahun 1950 waktu itu yang terpilih menjadi Kepala Desa adalah Bapak Madsukarto .Sampai sekarang Desa Besuki telah berganti Kepala Desa sebanyak 11 orang dengan urutan :
1. Bapak Suradi
2. Bapak Suramenggala
3. Bapak Madsukarto
4. Bapak Abu Sudiro
5. Bapak Wiryopranoto,
6. Bapak Kosim Suwardi
7. Bapak Nasokha
8. Bapak Daram
9. Bapak Tjarkim
10. Bapak Junaidi
11. Anas Setiyo Budi Kepala Desa Sekarang
Sejarah Awal
Desa Besuki merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Lumbir, Kabupaten Banyumas. Nama "Besuki" berasal dari kata "Besuk" yang berarti mengunjungi. Dahulu, desa ini dikenal sebagai tempat persinggahan para pedagang dan pelancong yang melakukan perjalanan dari Jawa Barat ke Jawa Tengah. Desa ini mulai dihuni sejak masa kerajaan-kerajaan Jawa, dan terus berkembang hingga era kolonial Belanda.
Masa Kolonial
Pada masa penjajahan Belanda, Desa Besuki menjadi salah satu titik strategis bagi pemerintahan kolonial. Wilayah ini kaya akan sumber daya alam, terutama hasil pertanian dan perkebunan. Banyak masyarakat yang bekerja sebagai petani dan buruh perkebunan. Selain itu, terdapat pula infrastruktur yang dibangun oleh Belanda seperti irigasi dan jalan yang membantu aktivitas ekonomi desa.
Perjuangan Kemerdekaan
Ketika masa perjuangan kemerdekaan Indonesia, Desa Besuki tidak luput dari peran pentingnya. Banyak pemuda desa yang bergabung dengan laskar-laskar perjuangan untuk melawan penjajahan. Desa ini juga sering menjadi tempat pertemuan rahasia para pejuang untuk merencanakan strategi melawan penjajah.
Pasca Kemerdekaan
Setelah kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945, Desa Besuki terus mengalami perkembangan. Pemerintah mulai membangun infrastruktur dasar seperti jalan, sekolah, dan fasilitas kesehatan. Pertanian tetap menjadi mata pencaharian utama penduduk, namun dengan teknologi yang semakin maju, hasil pertanian desa semakin meningkat.
Perkembangan Modern
Memasuki era modern, Desa Besuki terus beradaptasi dengan perkembangan zaman. Teknologi mulai masuk dan mempengaruhi berbagai aspek kehidupan masyarakat. Program-program pemerintah seperti pembangunan desa dan pengentasan kemiskinan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat desa. Selain itu, desa ini juga mulai mengembangkan potensi wisata alam dan budaya yang dimilikinya.
Sosial dan Budaya
Desa Besuki kaya akan tradisi dan budaya Jawa yang masih dilestarikan hingga kini. Kegiatan-kegiatan seperti selamatan desa, upacara adat, dan kesenian tradisional seperti wayang dan gamelan masih sering digelar. Desa ini juga dikenal dengan keramahan penduduknya yang selalu menjunjung tinggi nilai-nilai gotong royong dan kebersamaan.
Potensi Ekonomi
Pertanian masih menjadi sektor utama ekonomi Desa Besuki, dengan komoditas utama berupa padi, palawija, dan buah-buahan. Selain itu, beberapa warga juga mulai mengembangkan usaha kecil dan menengah (UKM) seperti kerajinan tangan, kuliner, dan produk-produk lokal lainnya. Dengan dukungan pemerintah dan program desa, diharapkan ekonomi Desa Besuki semakin berkembang dan sejahtera.
Tantangan dan Harapan
Seperti desa-desa lainnya, Desa Besuki juga menghadapi berbagai tantangan seperti modernisasi, urbanisasi, dan perubahan iklim. Namun, dengan semangat gotong royong dan inovasi, masyarakat Desa Besuki optimis dapat menghadapi tantangan tersebut dan terus memajukan desanya. Harapan ke depan adalah Desa Besuki bisa menjadi desa yang mandiri, maju, dan sejahtera bagi seluruh warganya.
Penutup
Babad Desa Besuki menggambarkan perjalanan panjang dari masa lalu hingga masa kini. Dengan sejarah yang kaya dan semangat masyarakat yang kuat, Desa Besuki diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi contoh bagi desa-desa lainnya di Indonesia.

Comments
Post a Comment